Parenting anak islami : Menumbuhkan cinta nabi sejak dini

Sholawat adalah bentuk rasa cinta kita kepada nabi Muhammad SAW. Ada banyak sekali fadilah dari sholawat yang sudah kami bahas di artikel lain. Silahkan cari dengan keywoard sholawat. Dan mengingatkan, sholawat adalah ibadah paling mudah untuk dilakukan. Karena walaupun kita ber sholawat dengan terpaksa, maka akan tetap diterima oleh Allah SWT. Berbeda dengan ibadah yang lain, ketika kita lakukan dengan unsur terpaksa, ada riya,maka ibadah itu tidak akan diterima. Tulisan kali ini kami akan membahas sebuah parenting anak islami, lebih tepatnya cinta nabi Muhammad.

parenting-islami

Untuk bisa istiqomah dalam ber sholawat, maka sebaiknya kita biasakan sedak dini. Kita bisa mengajarkan kepada anak untuk mengenal dan mencintai nabi Muhammad sejak dini. Hal ini harus dilakukan agar anak bisa mengenal siapa nabi Muhammad itu. Dengan begitu perlahan akan timbul rasa cinta kepada nabi Muhammad. Dan ketika sudah timbul rasa cinta kepada nabi Muhammad, maka akan mudah untuk bisa istiqomah dalam melakukan sholawat.

Lalu bagaimana cara kita mengenalkan nabi Muhammad dan sholawat kepada anak?

  1. Perkenalkan sholawat sejak hamil.

Sejak dalam kandungan, sering sering lah memperdengarkan sholawat kepada jabang bayi. Selain kita bisa memperkenalkan sholawat kepada jabang bayi, maka kita pun telah terhitung mendapat pahala dari ber sholawat.

  1. Buat penasaran anak akan nabi Muhammad.

Jendela ilmu bagi anak adalah rasa penasaran mereka. Maka dengan membuat mereka penasaran kepada nabi Muhammad, mereka akan lebih mudah untuk mengenal nabi Muhammad SAW. Bagaimana caranya?

  1. Ajarkan bagaimana cara nabi Muhammad dalam kehidupan sehari hari.

Contoh :

Ajarkan kepada anak untuk tidak minum sambil berdiri. Dan jelaskan kepada dia bahwa itu adalah ajaran nabi Muhammad.
Ajarkan kepada anak untuk duduk ketika akan memakai celana, jelaskan juga bahwa itu pun adalah ajaran nabi Muhammad.
dll

    2.Bacakan kisah kisah nabi Muhammad yang versi anak.

Ada banyak buku cerita yang berisi kisah tauladan nabi Muhammad. Bacakan setiap malam menjelang tidur.

  1. Ajarkan sholawat

Ketika anak sudah cukup umur untuk menghafal dan mengamalkan suatu amalan,ajarkan kepadanya sholawat. Untuk awal ajarkan sholawat yang pendek seperti Sholawat Jibril terlebih dulu.

  1. Ajarkan fadhilah sholawat

Setelah anak sudah ber umur lebih dewasa lagi, kita bisa ajarkan apa apa saja fadilah dari sholawat. Agar anak lebih semangat untuk meng istiqomahi sholawat. Dengan harapan, agar anak lebih tertata hidupnya,dan anak bisa lebih terjaga akhlaknya. Karena salah satu fadilah sholawat adalah terjaganya akhlak.

Semoga anak anak kita bisa menjadi ahli sholawat,mengenal dan mencintai nabi Muhammad,dan juga mendapat syafaat dari nabi Muhammad di hari akhir nanti.