Allah menciptakan manusia selain untuk menyembah Nya adalah untuk diuji. Semua manusia pasti akan mendapatkan ujianya masing masing. Ada yang diuji dalam hal materi, ada yang diuji dengan sakit,ada yang diuji dengan problematika rumahtangga, atau bahkan ada pula yang diuji dengan perpaduan ketiganya. Dalam keadaan ekonomi kurang bagus, eh jatuh sakit, plus suami/istri ngajakin ribut terus. Nah kalau sudah seperti itu, solusinya adalah Ngaji kadung urip.

Jargon Kadung urip atau dalam Bahasa Indonesia nya berarti terlanjur hidup adalah solusi awal dari setiap permasalahan manusia. Entah itu masalah yang ringan, atau masalah yang dirasa sangat berat untuk dilalui. Karena jargon atau pedoman kadung urip itu nanti yang akan menjadi rem bagi kita untuk berhenti sejenak memikirkan permasalahan yang kita hadapi. Tahu sendiri kan, dengan kondisi kacau memikirkan masalah, otak justru tidak bisa berfungsi dengan baik. Yang ada kita tidak akan mendapatkan solusi yang baik malah sebaliknya. Kita akan semakin terpuruk oleh masalah lain.
Kadung Urip berarti, berserah diri kepada Tuhan. Kita mengingat bahwa kita adalah makhluk ciptaan Tuhan yang lemah,wajar kalau kita mendapat sebuah masalah. Dengan kita mendapatkan ujian , bukan berarti hidup kita harus berakhir,bukan berarti hidup kita sudah hancur. Kita sudah terlanjur hidup (kadung urip), yasudah nikmati saja,jalanin saja. Allah memberikan ujian kepada umat-Nya pasti sesuai dengan kemampuanya. Dalam hal ini, kita hanya harus tenang terlebih dahulu, untuk bisa menemukan solusi dari permasalahan kita. Lalu bagaimana cara mendapatkan ketenangan ?
Dalam ajaran agama islam, ada banyak cara untuk menenangkan diri. Yang pasti, semua cara cara itu mengerucut pada satu kesimpulan, yaitu meng ingat Allah,mendekatkan diri kepada Allah,dan meminta solusi kepada Allah.
Kita bikin sebuah contoh saja buat lebih gampang untuk memahami penjelasan diatas.
Anggap saja ada seoorang kepala rumahtangga bernama Parmin. Dia memiliki istri 4,memiliki anak 4 sulung semua. Karena corona kemaren, bisnis Parmin guling tikar. 2 tahun hidup mengandalkan tabungan, akhirnya Parmin memutuskan untuk hutang ke Bank dengan agunan rumah. Parmin hutang ke bank dengan nominal 100 juta, dengan niat untuk ber bisnis lagi (setelah corona minggat).
Eh kok bisnis Parmin tidak jalan, karena uang 100 juta itu harus terpotong oleh kebutuhan sehari hari. Akhirnya Parmin mendapatan 1 masalah, yaitu hutang.
Karena Terjerat hutang, sering didatangi debt collector Parmin sering ribut dengan semua istrinya. (masalah Parmin yang ke 2). Pada akhirnya karena stress memikirkan semua permasalahanya, justru Parmin berinisiatif untuk menggunakan jasa pinjol ( masalah ke 3). Dan benar saja, hutang semakin menumpuk tetapi bisnis belum juga jalan ( masalah ke 4).
Kira kira apa solusi yang tepat untuk diberikan kepada pak parmin?
Solusinya ya, jalanin saja hidupnya. Lha wong kadung urip (lha sudah terlanjur hidup). Sesaat cari hiburan gratis. Ngopi,nongkrong ( yang positif) sama temen, Lakukan yang bikin happy,dengan tujuan agar Parmin tenang dulu. Setelah agak tenang, tidak terlalu memikirkan seua permasalahanya, suruh Parmin menyempurnakan komunikasinya dengan Tuhan. Pelan pelan perbaiki sholat, perbaiki ibadah sehari hari. Dan minta diberikan solusi oleh Allah atas semua permasalahan dari Parmin. Selebihnya, jalanin saja prosesnya. Lha wong sudah kadung urip. Intinya adalah, seberat apapun masalah kita, jangan pernah menyerah atau mendengar bisikan setan dengan memilih cara yang justru akan menambah masalah baru. Kita harus tenang,agar hati bisa lebih kuat menghadapi bujuk rayu setan. Lalu kita perbaiki ibadah kita sehari hari, dan minta kepada Allah agar dibantu dalam menyelesaikan masalah kita. Kita akui bahwa kita adalah makhluk yang sangat lemah, bahwa kita dzolim , dan bahwa kita tidak bisa apa apa tanpa kehendak-Nya. Selebihnya, jalanin saja proses nya,jalanin saja hidup kita,dan tunggu bantuan dari Allah. Wes dijamin Allah akan bantu. Syaratnya, sabar dan yakin bahwa Allah akan membantu